Profil Kantor Wali Nagari

Kantor wali nagari Guguk kecematan2 x 11 Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat, dokumen video ini di ambil tanggal 3 Februari 2012. Video ini di buat untuk informasi bagi warga nagari Guguk dan perantau melalui media maya.

Dipublikasi di Video | 1 Komentar

Menteri Pertanian RI Berkunjung Ke Salodako

Masyarakat Nagari Guguak menjamu serombongan tamu kehormatan dari Departement Pertanian RI dan pemerintahan Daerah pada Hari Jumat 16 Desember 2011. Penjamuan tamu tersebut dalam rangka kunjungan Bapak Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. Suswono, MMA ke nagari Guguak yang meninjau kandang sapi dan rumah kompos di Salodako milik Kelompok Tani Salodako Saiyo Sakato.

Kunjungan pak Menteri tersebut sehubungan pada tahun anggaran 2011 Kelompok Tani Salodako Saiyo Sakato yang telah mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian sebanyak 35 ekor sapi dan rumah kompos.

Kebetulan kedatangan pak menteri ini saat musim durian di daerah Kayu Tanam dan sekitar nya. Durian Kayu Tanam  yang terkenal enak gurih (bakapiek) dan masak di batang. Di kebun durian Salodako pak menteri beserta rombongan di suguhi buah durian yang baru jatuh dari pohonnya. Menikmati makan durian bersama dengan warga nagari Guguak.

“Ondeh… baru iko namo nye menteri RI tibo dikaampuang awak Salodako haa,… manyubarang tang anai di jambatan Lubuak Gadang,” ( Wah dalam sejarah RI baru kali ini pak menteri ke Salodako menyebrang Batang Anai di jembatan Lubuk Gadang)  salah satu komentar warga Guguk.

Dalam kunjungan tersebut, Bapak Menteri disambut oleh Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Wakil Bupati Padang Pariaman Damsuar beserta Kepala Dinas Pertahirhutbun Padang Pariaman, Ir. Ali Amran, MP dan masyarakat Nagari Guguk. Turut dalam rombongan Bapak Menteri Pertanian, Kepala Dinas Pertanian Sumbar Ir. Djoni dan perangkatnya.

Dipublikasi di Berita | 4 Komentar

Peraturan Nagari Guguk nomor 02 Tahun 2010

PERATURAN NAGARI GUGUK

NOMOR 02 TAHUN 2010

TENTANG RESTRIBUSI HASIL BUMI

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

WALI NAGARI GUGUK,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka usaha meningkatkan pendapatan asli Nagari, maka perlu digali sumber-sumber pendapatan yang sah,karena restribusi hasil bumi adalah salah satu dari sumber-sumber tersebut;

b. bahwa dengan telah berlakunya Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 tentang perubahan terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Restribusi Daerah maka Restribusi hasil bumi adalah salah satu Restribusi Daerah yang ditentukan oleh undang-undang tersebut;

c bahwa untuk pelaksanaan huruf a,b diatas,perlu ditetapkan dalam suatu Peraturan Nagari;

Mengingat : 1. Undang – Undang nomor 12 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom,Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Sumatra Tengah (Lembaran Negara RI Nomor 2043);

2. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Otonomoi Daerah;

3. Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 tentang Perubahan Terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Restribusi Daerah;

4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara RI Nomor 3699);

5. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1980,tentang Penggolongan Bahan Galian C;

6. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2001 tentang Sungai;

7. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 171 Tahun 1997 tentang Prosedur Pengesahan Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan Restribusi Daerah;

8. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 174 Tahun 1997 tentang Pedoman Tata Cara Pemungutan Restribusi Daerah;

9. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 175 tahun 1997 Tentang Tata Cara Pemeriksaan Restribusi Daerah;

10. Perda propinsi Sumatera Barat Nomor 02 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Nagari;

11. Perda Kabupaten Padang Pariaman Nomor 2 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Nagari;

Dengan Persetujuan Bersama

BADAN MUSYAWARAH NAGARI GUGUK.

dan

WALI NAGARI GUGUK

MEMUTUSKAN

Menetapkan : PERATURAN NAGARI GUGUK TENTANG RESTRIBUSI HASIL BUMI.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Nagari ini yang dimaksud dengan :

1. Nagari adalah Nagari Guguk.

2. Pemerintahan Nagari adalah Pemerintahan Nagari Guguk.

3. Wali Nagari adalah Wali Nagari Guguk.

4. Badan Musyawarah Nagari adalah Badan Musyawarah Nagari Guguk.

5. Wajib restribusi adalah orang-orang pribadi atau badan yang menurut peraturan perundang-undangan restribusi diwajibkan membayar restribusi.

BAB II

NAMA,OBJEK DAN SUBJEK RESTRIBUSI

Pasal 2

Dengan nama restribusi hasil bumi dipungut restribusi sebagai pembayaran atas hasil-hasil bumi yang dikeluarkan/dipasarkan oleh para agen/penyalur hasil bumi ,untuk peningkatan pendapatan asli Nagari,dengan sumber-sumber pendapatan seperti karet,padi,durian,kayu manis,pinang,galian c,dan hasil-hasil hutan.

Pasal 3

(1).Objek Restribusi adalah segala hasil bumi yang yang menurut peraturan wajib dipungut Nagari meliputi : Karet; Padi; Durian; Cacao/Coklat; Galian C; Kayu Manis; Pinang; Hasil hutan;

(2).Tidak termasuk objek restribusi adalah segala objek yang tidak tercantum pada ayat 1 (satu) diatas.

Pasal 4

Subjek restribusi adalah orang pribadi atau badan pengelola hasil bumi yang menjual atau memasarkan hasil bumi tersebut ke luar daerah.

BAB III

GOLONGAN RESTRIBUSI

Pasal 5

Restribusi Hasil Bumi digolongan restribusi jasa usaha.

BAB IV

PRINSIP DAN SASARAN DALAM PENEMPATAN STRUKTUR DAN BESARNYA TARIF

Pasal 6

Prinsip dan sasaran dalam penempatan struktur dan besarnya tarif restribusi dimaksudkan atas tujuan untuk menggali sumber pendapatan Nagari dari hasil bumi yang dikelola oleh pihak ketiga.

BAB V

STRUKTUR DAN BESARNYA TARIF

Pasal 7

(1).Struktur tarif digolongkan berdasarkan klasifikasi/jenis hasil bumi yang dikeluarkan.

(2).Struktur dan besarnya tarif restribusi hasil bumi selanjutnya ditetapkan dengan Keputusan Wali Nagari Guguk dengan persetujuan Badan Musyawarah Nagari Guguk.

BAB VI WILAYAH PEMUNGUTAN

Pasal 8

Restribusi yang tertuang dipungut diwilayah Nagari Guguk.

BAB VII

TATA CARA PEMUNGUTAN

Pasal 9

(1).Pemungutan restribusi tidak dapat diborongkan.

(2).Restribusi yang dipungut berdasarkan jenis/klasifikasi hasil bumi yang dikeluarkan.

BAB VIII

SANKSI

Pasal 10

(1).Dalam hal wajib restribusi yang tidak melaksanakan kewajibannya sehingga merugikan keuangan Nagari dikenakan sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp.250.000,- setiap bulan dari restribusi yang terutang.

(2).Apabila wajib restribusi tidak mengidahkan sanksi atau denda tersebut pada ayat 1 (satu) diatas maka pemerintahan Nagari melarang wajib restribusi menjalankan usahanya sampai retribusi yang terhutang beserta dendanya dibayarkan.

BAB IX

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 11

Peraturan Nagari ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,agar setiap orang dapat mengetahuinya,memerintahkan pengundangan peraturan Nagari ini dengan penempatannya pada Lembaran Nagari Guguk.

DITETAPKAN DI : GUGUK

PADA TANGGAL : Mei 2010

WALI NAGARI GUGUK

= ZALDI ST.RAJO INTAN =

Diundangkan di : GUGUK

Pada tanggal : Mei 2010 SEKRETARIS NAGARI GUGUK

= DANI CANDRA =

Dipublikasi di Artikel | Tinggalkan komentar

Acara MTQ tingkat Nagari Guguk

Pada tanggal 19 s/ 20 Agustus 2011 Nagari Guguk mengadakan MTQ ke-III tingkat Nagari Guguk Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam, yang mana pelaksaan MTQ ini dilaksanakan di Mesjid Jami’ Simpang Padang Korong Pasa Karambie.

MTQ tersebut dapat terlaksana berkat kerja sama seluruh element  masyarakat Nagari Guguk, baik yang berada dikampung maupun yang berada dirantau.  Pelaksanaan MTQ tersebut membutuhkan biaya sebesar Rp.10.916.500.- yang memperlombakan beberapa kategori yang antara lain :

PESERTA DAN CABANG YANG  DILOMBAKAN :

  • Peserta adalah utusan 4 Korong  dalam wilayah Nagari Guguk
  • Cabang yang akan dilombakan
  1.  Tilawah Pa/Pi                : Tingkat anak-anak/remaja
  2.  Dakwah                           : Umum
  3.  Azan Pa                           : Tingkat anak-anak/remaja

Yang menjadi juara pada pelaksanaan MTQ ke-III tingkat Nagari Guguk adalah Korong Pasa Karambie, dan para pemenang pada MTQ ke-III ini akan mengikuti MTQ tingkat Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam.

Kegiatan MTQ setiap bulan suci Ramadhan ini merupakan agenda tahunan nagari, yang menjadi tuan rumah akan digilir setiap tahunnya dan pada pelaksanaan MTQ ke-IV untuk tahun depan akan dilaksanakan di Mesjid Raya Guguk Pasa Surau.

LAPORAN PERTANGUNG JAWABAN KEGIATAN

MTQ KE III

Tingkat Nagari Guguk

Tanggal 19 s/ d 20 Agustus 2011

=========================================================

 I. Uang Masuk :

No Sumber/Sumbangan Dari : Alamat/Korong Besar Sumbangan

(Rp)

Keterangan1Dari Masyarakat Kd.AmpekKandang Ampek

1.897.000.-

 2Dari Masyarakat Pd..LapaiPadang Lapai

1.100.000.-

 3Dari Masyarakat Ps.KerambilPasar Kerambil

1.400.000.-

 4Dari Masyarakat Ps.SurauPasar Surau

2.000.000.-

 5H.DarmawiPeran.Jakarta

1.000.000.-

Melalui Internet6Dedy HarmizonPerantau Qatar

750.000.-

Melalui Internet7Yanti AisyahPerantau Kuwait

1.000.000.-

Melalui Internet8EmraPeran.Tjg.Bl.Krm

500.000.-

Melalui Internet9HWHPasar Surau

100.000.-

Melalui Proposal10YemPasar Surau

100.000.-

Melalui Proposal11H.BujangPs.Kerambil

100.000.-

Melalui Proposal12M.NasibPadang Lapai

125.000.-

Melalui Proposal13L P M GugukGuguk

200.000.-

 14KRIDIT MIKRO GugukGuguk

200.000.-

 15Anai ResortKandang Ampek

250.000.-

Melalui Proposal16Tek Nurila ( P.Kd.Ayam)Kandang Ampek

500.000.-

Melalui Proposal17SPBUPasar Kerambil

200.000.-

Melalui Proposal      Jumlah / Total ( 1 s/d 17 )

11.422.000.-

2. Uang Keluar  :

No

Kegiatan

Volume

Jumlah (Rp) Ket

I

Pengeluaran ( Adm/Tropi)      
1 Beli Tropi 8 set+ 1 piala tetap

1.630.000.-

2 Konsumsi dan Transportasi

350.000.-

3 Komsumsi tempat Maswina

453.500.-

4 Spanduk

140.000.-

5 Beli Amplop

20.000.-

6 Beli Baterai kamera

20.000.-

7 By.Foto Copy

57.500.-

8 Bon Kedai malaut

13.000.-

9 Bon Kedai Suara Tani

177.000.-

10 Bon Kedai Mak Anas

600.000.-

11 Biaya copy undangan

7.500.-

Peng.Mesjid (kabel dan bola)

216.000.-

II

Hadiah & Honor
12 Juara I Rp.150.000 x 8

1.200.000.-

13 Juara II Rp.100.000 x 8

800.000.-

14 Juara III Rp.75.000 x 8

600.000.-

15 Hadiah Hiburan Rp.25.000 x 40

1.000.000.-

16 Honor Juri Rp.100.000 x 3×2

600.000.-

17 Honor Seksi Acara 2 malam kegiatan

300.000.-

III

Pengeluaran  Keperluan Sosial
18 Uang kebersihan Mesjid

250.000.-

19 Upah bersih Jalan Pd.Lapai

500.000.-

20 Beli AC/Kipas Angin dll (utk ktr)

1.900.000.-

21 Peng.Tak Diduga

82.000.-

Total Pengeluaran 1 s/d 21 (I+II+III)

 

10.916.500.-

Di KAS / Bank BRI ( Rek.Nagari)

505.500.-

 

J u m l a h

11.422.000.-

Guguk, 12 September 2011

Panitia Pelaksana MTQ ke 3 Nag.Guguk

           Ketua                          Bendahara                           Sekretaris

TTD                                 TTD                                      TTD

( Nofrizal Chai )       ( Rezandi Syafril A.Md )     ( Mardi Alfirdaus )

Diketahui Oleh :

Wali Nagari Guguk

TTD

( Zaldi Sutan Rajo Intan )

Peserta MTQ

MC Acara MTQ

Dipublikasi di Berita | Tinggalkan komentar

Expose Wali Nagari Guguk

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan semangat otonomi daerah yang telah memberikan semangat keleluasan kepada pemerintah daerah untuk membangun dan memberdayakan masyarakat daerahnya, setiap wali nagari diharapkan memiliki semangat, prakarsa, kreativitas serta inovasi tinggi dalam mewarnai pembangunan nagarinya.

Kita menyadari, tuntutan akan implementasi otonomi daerah yang hampir bersamaan waktunya dengan arus globalisasi yang merupakan suatu tantangan kebutuhan masa depan yang harus dijawab oleh pemerintahan nagari, tanpa terkecuali pemerintahan Nagari Guguk, karena itu wali nagari diharapkan perperan aktif dan proaktif dalam rangka menerapkan ekonomi yang berbasis nagari sesuai dengan visi kabupaten.

Peran ini harus mampu dimainkan oleh semua pihak,baik perangkat nagari, BAMUS, KAN, serta lembaga-lembaga yang ada di nagari, maupun masyarakat yang ada di Nagari Guguk, dengan terjalinnya kebersamaan tersebut diharapkan dapat mewujudkan sinergitas antara Wali Nagari,BAMUS,Lembaga-lembaga,serta elemen masyarakat di Nagari,sehingga dapat merumuskan tujuan bersama (common goals) dalam melaksanakan arah pembangunan Nagari.

Kami berkeyakinan, peran dan partisipasi aktif setiap lembaga dan seluruh elemen masyarakat didalam proses pembangunan akan mampu mengembangkan Nagari Guguk menjadi sebuah Nagari yang maju, mandiri.
Semoga cita-cita luhur ini mendapat dukungan semua pihak dan diridhoi Allah SWT. Amin…………………..

Terima kasih.

DAFTAR ISI

I. Bab 1 : PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
2. Sejarah Kanagarian dan Sistem Pemerintahan
3. Maksud dan Tujuan
4. Sistematika penulisan

II. Bab II : KONDISI UMUM NAGARI

1. Kondisi Geogrsfis
2. Kondisi Demografis
3. Perekonomian
4. Fasilitas umum dan sarana prasarana

III.Bab III : PEMERINTAHAN NAGARI

1. Visi dan Misi Nagari
2. Program dan kegiatan Nagari 2 tahun terakhir
3. Sumber pendapatan dan kekayaan Nagari
4. Struktur organisasi Pemerintahan Nagari

IV.Bab IV : PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN NAGARI

1. PROGRAM PNPM
2. LEMBAGA KEUANGAN MINKRO NAGARI (LKMN)
3. LEMBAGA KEUANGAN MIKRO AGRIBISNIS (LKMA)
4. PROGRAM BIDANG KEAGAMAAN

BAB I

PENDAHULUAN

1.LATAR BELAKANG :

Nagari merupakan kesatuan masyarakat hukum adat yang memiliki batas-batas wilayah dan berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal usul dan adat istiadat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai kesatuan masyarakat hukum,

Dari pengertian dimaksud tersirat makna bahwa Nagari memiliki kewenangan dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya, oleh karena itu jelas nampak suatu peluang untuk tumbuh dan berkembangnya lembaga-lembaga dalam masyarakat Nagari yang fungsinya sebagai alat pendorong kesejahteraan dari masyarakat.

SEJARAH

5.SEJARAH KANAGARIAN DAN SISTEM PEMERINTAHAN

Asal mula Nagari Guguk terbentuk dimulai dari Taratak (Muali Malaco) menjadi Koto, Koto menjadi Kampung dan Kampung menjadi Nagari. Masyarakat Nagari Guguk yang pertama kali melakukan Taratak orang yang berasal dari Ampek Koto (Batipuah,Jao,Gunuang,dan Tambangan) dan Anam Koto (Singgalang,Koto Laweh,Pandai Sikek,Paninjauan,Panyalaian dan Aie Angek).

Nama Guguk berasal dari pengertian tanah yang memanjang dari hulu ke muara batang Anai, ditengahnya mamungguang baniang (agak ketinggian), menghadap kearah matahari terbit, menurun ke Batang Anai,serta tanahnya bak seperti sibujur mayat (memanjang dari utara ke selatan).

Nagari Guguk juga dikenal dengan istilah “ Ikua Darek Kapalo Rantau “ yakni adat istiadat yang ada dikanagarian Guguk menganut system adat dari Darek (Tanah Datar) dan letak daerahnya didaerah rantau (Padang Pariaman Pariaman), dan juga disebut tempat pertemuan antara adat dan syarak, adat yang datang dari Darek (Pagaruyuang) dan Syarak yang datang dari Rantau (Ulakan).

Pemerintahan pertama Nagari Guguk terbentuk pada zaman penjajahan Benlanda yakni pada tahun 1907, yang mana yang menjadi Wali Nagari pertama adalah Karin dengan gelar Datuak Rangkayo nan Gadang suku Panyalai yang kemudian dikenal orang sebagai “Angku Palo Tuo”, dan Nagari Guguk menjadi empat wilayah/Korong yaitu :

• Kandang Ampek
• Pasa Karambie
• Padang Lapai
• Pasa Surau

Pada tahun 1981/1982 Pemerintahan Nagari dihapus oleh Pemerintah Pusat dan dijadikan ke Pemerintahan Desa, maka Nagari Guguk menjadi terpecah secara Pemerintahan menjadi 4 (empat) buah Desa dengan 1 (satu) Kerapatan Adat Nagari (KAN), yang mana Desa tersebut adalah korong – korong yang ada dalam Nagari Guguk yaitu :

• Kandang Ampek
• Pasa Karambie
• Padang Lapai
• Pasa Surau

Dan akhirnya dengan semangat kembali ke Nagari, pada tahun 2002 melalui Peraturan Daerah Propinsi Nomor 09 Tahun 2000 tentang Ketentuan Pokok Pemerintahan Nagari dan Peraturan Daerah Kabupaten Padang Pariaman Nomor 02 Tahun 2002 Tentang Pemerintahan Nagari, serta Keputusan Bupati Padang Pariaman Nomor : 87/KEP/BPP-2002 tentang Pemerintahan Nagari Guguk, maka Pemerintahan Desa yang ada kembali dipersatukan menjadi Pemerintahan Nagari.

3.Maksud dan Tujuan.

A.Maksud

Maksud dari pembuatan ekspose Wali Nagari adalah sebagai berikut :

1.Mempresentasekan/memaparkan ber-bagai program dan kegiatan Pemerintah Nagari dalam upaya untuk memperkokoh peran dan fungsi Wali Nagari dalam Penyeleng-garaan Pemerintahan Nagari.

2.Mengkomunikasikan berbagai kebijakan Pemerintahan Nagari dan Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan ;

3.Adanya sharing informasi pengalaman dan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Wali Nagari dalam menjalankan peran dan fungsinya pada Nagari.

B.Tujuan

Tujuan dari pembuatan ekspose Wali Nagari adalah sebagai berikut :

1.Terhimpunnya masukan-masukan yang konstruktif dan informatif tentang Permasalahan dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Nagari.

2.Terwujudnya Koordinasi yang harmonis dan intens antara Pemerintah Nagari dengan seluruh lembaga serta elemen masyarakat.

3.Terciptanya pengertian yang sama baik Konseptual maupun implementasi Penyelenggaraan Tugas Umum Pemerintahan Nagari dalam lingkup Otonomi Daerah menuju kesejahteraan masyarakat yang adil dan beradab.

4.Terciptanya kesamaan persepsi terhadap berbagai kebijakan yang telah diambil oleh Pemerintahan Nagari dalam upaya penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan dan Pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

5.Terciptanya sharing informasi pengalaman dan kebijakan-kebijakan yang diambil dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan Nagari.

4.SISTEMATIKA PENULISAN

Sistematika dalam penulisan ekspose ini dihimpun dari program-program yang telah dilaksanakan di Nagari dan kumpulan dari sejarah Nagari yang didapat dari berbagai sumber sehingga ekspose Wali Nagari ini dapat diselesaikan.

Dalam penulisan ekspose ini diakui masih banyak terdapat kekurangan, dengan harapan dimasa yang akan datang dapat diperbaiki sehingga apa yang kita rumuskan dapat dicapai dengan baik.

BAB II

KONDISI UMUM NAGARI

1.KONDISI GEOGRAFIS

1.Luas Wilayah : 15.736 Ha

2.Jumlah Korong : 4 (empat)

1).Korong Kandang Ampek
2).Korong Pasa Karambie
3).Korong Padang Lapai
4).Korong Pasa Surau

3.Batas wilayah :

a.Utara : Kabupaten Tanah Datar
b.Selatan : Nagari Kayu Tanam/Anduring
c.Timur : Kabupaten Tanah Datar
d.Barat : Nagari Kepala Hilalang/Kec.Patamuan

4.Topografi

a.Luas kemiringan lahan (rata-rata) Datar 10.566 Ha
b.Ketinggian di atas permukaan laut (rata-rata) 200 m

5.Hidrologi : Irigasi berpengairan tehnis

6.Klimatologi :

a.Suhu 20 – 28 °C
b.Curah Hujan 2000/3000 mm
c.Kelembaban udara
d.Kecepatan angin

7.Luas lahan pertanian

a.Sawah teririgasi : 822,180 Ha
b.Sawah tadah hujan : 4,280 Ha

8.Luas lahan pemukiman : 45,106 Ha

9.Kawasan rawan bencana :

a.Banjir : 50 Ha

2. Perekonomian.

No Sumber Tahun
Penerimaan Nagari 2008 2009 2010

1.Pajak 29.349.350,- 27.446.449,- 33.395.350,-
2.Pendapatan Asli Nagari 44.911.000,- 50.220.000,- 50.267.000,-
3.Dana Alokasi Umum Nagari 129.041.000,- 159.239.500,- 165.265.600,-

Dari tabel tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa:

1.Penerimaan Pajak, mulai tahun 2008 s/d 2009 mengalami peningkatan. Peningkatan dari tahun 2008 ke tahun 2009 adalah sebesar 28 %, sedangkan dari tahun 2009 ke tahun 2010 adalah sebesar 35.%. Adapun penyebab dari peningkatan penerimaan pajak selama tahun 2008 s/d 2010 adalah sebagia berikut :

a.Bangunan baru / rumah bertambah
b.Kenaikan tariff

2.Pendapatan Asli Nagari (PAN) adalah pendapatan sah Nagari yang masuk melalui restribusi yang dipungut oleh Nagari.

3.Dana Alokasi Umum Nagari (DAUN) adalah Dana pembangunan Nagari yang bersumber dari pemerintah, besaran Dana tiap tahun bisa berubah sesuai dengan kebijakan PEMKAB.

4.DAUN atau Dana Alokasi Umum Nagari adalah Dana APBD Kabupaten besaran Dana tiap tahun bisa berubah sesuai dengan kebijakan PEMKAB.

3.FASILITAS UMUM DAN SARANA PRASARANA

No Jenis Prasarana dan Jumlah Keterangan
1 Kantor Wali Nagari 1 80 %
2 Gedung SLTA – -
3 Gedung SLTP 1
4 Gedung SD 4
5 Gedung MI -
6 Gedung TK 1 Perlu 1 ruangan lagi
7 Masjid 4 perlu perbaikan.
8 Musholla/Surau 26 perlu perbaikan.
9 Pasar Nagari – -
10 Polindes 2 perlu perbaikan.
11 Panti PKK -
12 Poskamling 6 perlu perbaikan.
13 Jembatan 10 perlu perbaikan.
14 Gedung PAUD 1 perlu perbaikan.

Dari tabel tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa :

1.Gedung SLTA tidak diperlukan di Nagari Guguk karena jumlah siswa yang hanya sedikit sudah terakomodasi dalam SLTA terdekat.

2.Pasar Nagari tidak ada, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat biasanya mereka datang ke pasar tradisional yang ada di Nagari Kayu Tanam dan pasar Padang Panjang.

3.Secara umum prasarana dan sarana yang ada di Nagari Guguk belum cukup lengkap mengingat jumlah penduduk hanya 6.173 jiwa.

BAB III

PEMERINTAHAN NAGARI

1. VISI DAN MISI NAGARI

“ MEWUJUDKAN NAGARI GUGUK MENJADI NAGARI MANDIRI MELALUI BIDANG PERTANIAN DAN PARIWISATA”

A. VISI

 Terwujudnya : Terkandung didalamnya peran pemerintah dalam mewujudkan Nagari Guguk yang mandiri secara ekonomi

 Nagari Guguk : adalah satu kesatuan masyarakat hukum adat dengan segala potensinya dalam sistem pemerintahan di wilayah Nagari Guguk

 Mandiri : Adalah suatu kondisi kehidupan yang kreatif, inovatif, produktif dan partisipatif sehingga mampu memenuhi kebutuhannya sendiri

 Pertanian : Bahwa sektor pangan adalah hal utama dalam perekonomian, sehingga tidak akan terjadi rawan pangan di Nagari Guguk.

 Pariwisata : Bahwa sektor ini sangat berpotensi di Nagari Guguk mengingat daerah ini merupakan daerah yang masuk kategori sembilan kawasan strategis di Kabupaten Padang Pariaman.

B. MISI

 Memperbaiki dan menambah sarana dan prasarana yang dibutuhkan
 Meningkatkan SDM melalui pendidikan formal maupun informal
 Bekerja sama dengan petugas penyuluh lapangan untuk meningkatkan hasil pertanian
 Meningkatkan usaha Pertanian

 Meningkatkan dan mengelola Pendapatan Asli Nagari
 Mewujudkan pemerintah yang baik dan bersih melalaui pelaksanaan Otonomi Daerah/Nagari.

4.Program dan kegiatan Nagari 2 tahun terakhir

Tahun Anggaran 2009

•Lanjutan Pembangunan Kantor Wali Nagari Guguk dengan anggaran sebesar Rp.27.029.000.-

•Pembangunan Bendungan D.I Lasuang Batu Kandang Ampek, dengan angaran Rp.86.000.000.-

•Proyek jalan PNPM MP jalan Padang Mantung (Aspal Lapen) dengan anggran sebesar Rp.273.196.700.-

•Proyek jalan PNPM MP jalan Tabek/Katimbuang (Pengkrekelan) dengan anggaran sebesar Rp.238.527.550.-.-

•Proyek PSAB di Padang Lapai, dengan anggaran sebesar Rp.222.000.000.

•Membangun lanjutan jalan Produksi Perkebunan dari Tabek-Katimbuang sampai ke Batang Ulakan ( ± 3,5 Km )

•Program kebun bibit kakao 90 batang ( dua kelompok tani pengelola) dengan anggaran ± Rp.120.000.0000.-

•Pengembangan tanaman Mangkis 10 Ha

Tahun Anggaran 2010

•Pembangunan Kantor Wali Nagari Guguk ( Plafon/Loteng) dengan anggaran sebesar ± Rp.7.727.500.-

•Saluran D.I Lasuang Batu dengan alokasi Anggaran ± Rp. 35.000.000.- .

•Rabat beton dan dam TPT jalan Salo Dako Korong Padang Lapai Nagari Guguk dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 314.088.000.- ( Program PNPM MP 2010), oleh TPK Padang Lapai.

•Rabat beton dan pembangunan Jembatan Tambohong jalan Bungo Tanjuang Korong Kandang Ampek Nagari Guguk dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 261.000.000.- ( Program PNPM MP 2010), oleh TPK Kandang Ampek.

•Pembangunan Jaringan Perpipaan dan Sinitasi di Padang Lapai, dengan alokasi anggaran sebesar Rp.88.690.000.- oleh Cv.Elvis.

•Rehab Lantai Jembatan Lubuk Nan Gadang ( Swadaya Murni Masyarakat), dengan anggaran sebesar Rp. 18.000.000.-

•Program Padi Tanam Sabatang melalui kelompok tani.
•Meningkatkan pemeliharaan terhadap tanaman Kakao.
•Penanaman Jarak Pagar
•Pembuatan Pupuk Organik melalui Kelompok Tani

4. SUMBER PENDAPATAN DAN KEKAYAAN NAGARI :

•Bersumber dari Sumber Daya Alam yang ada di Nagari Guguk, seperti Sungai (kegiatan Lubuk/Ikan larangan)

•Retribusi Leges dan hasil bumi Nagari Guguk.

•Dana Alokasi Umum Nagari (DAUN) adalah Dana pembangunan Nagari yang bersumber dari pemerintah, besaran Dana tiap tahun bisa berubah sesuai dengan kebijakan PEMKAB.

5. STUKTUR DAN ORGANISASI PEMERINTAHAN NAGARI

Dalam melaksanakan tugas Wali Nagari dibantu oleh beberapa orang perangkat Nagari yaitu :

1. Sekretaris Nagari ( Dani Candra )
2. Kaur Umum ( Ernaliwarti )
3. Kaur Pemerintahan ( Novarianti )
4. Kaur Pembangunan ( Gusrina )
5. Staf Kaur Umum ( Mita Erni Susanti )
6. Staf Kaur Pemerintahan ( Darmalis )
7. Staf Kaur Pembangunan ( Mardiana )
8. Kepala Korong Kd.Ampek ( Yasril St.Bagindo )
9. Kepala Korong Ps.Karambie ( Nofrizal Chai )
10. Kepala Korong Pd.Lapai ( Juma’ah Malin )
11. Kepala Korong Ps.Surau ( Nofiar Ramadhan )

BAB.IV

PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN NAGARI

1. PROGRAM PNPM-MP

A. KEGIATAN FISIK.

1. Rabat Beton Jalan Cumangkuang
2. Pengkrekelan dan Dam TPT Jalan Pasar Kerambil-katimbuang
3. Pengaspalan Jalan Padang Mantuang
4. Rabat Beton Jalan Salo Dako
5. Pembangunan Jembatan dan Rabat Beton Jalan Bungo Tanjuang.
6. Pembukaan Jalan Produksi Tani

B. KEGIATAN NON FISIK :

•SPP program PNPM MP tahun 2010 (12 kelompok) total dana yang disalurkan sebesar Rp.431.000.000.- terdiri dari :

a. Korong Padang Lapai

No Nama Kelompok Besar Pinjaman (Rp) Ket

1 SPP Tunas Insani 31.000.000.- 25 Jan 2010
2 SPP Durian II 32.000.000.- 12 Juli 2010
3 SPP Serumpun II 60.000.000.- 12 Juli 2010

Jumlah 123.000.000.-

b. Korong Pasar Surau :
No Nama Kelompok Besar Pinjaman (Rp) Ket

1 SPP Kartika 40.000.000.- 5 Mar 2010
2 SPP Cimahi II 25.000.000.- 7 Mai 2010
3 SPP Harapan Bunda 36.000.000.- 12 Juli 2010
4 SPP Sakato 38.000.000.- 12Juli 2010
Jumlah 139.000.000.-

c. Korong Kandang Ampek :
No Nama Kelompok Besar Pinjaman (Rp) Ket

1 SPP Lestari 20.000.000.- 5 Mar 2010
2 SPP Harapan Baru 75.000.000.- 2 Maret 2010
3 SPP Tirta Alami 20.000.000.- 12 Juli 2010
4 SPP Rahmat 30.000.000.- 12Juli 2010
Jumlah 145.000.000.-

d. Korong Pasar Kerambil :
No Nama Kelompok Besar Pinjaman (Rp) Ket

1 SPP Adelweis 24.000.000.- 12 Juli 2010
Jumlah 24.000.000.-

2. PROGRAM LEMBAGA KEUANGAN MIKRO NAGARI :

A. Program Lembaga Keuangan Mikra Nagari Guguk tahun 2010 total madal awal sebesar Rp.300.000.000.- tersebar dalam 28 kelompok dengan jumlah kk peminjam 227 KK , terdiri dari KK Miskin = KK dan Non Miskin = KK dan tergabung dalam kelompok sbb :

No Nama Jumlah Jumlah Pinjaman Keterangan
Kelompok Pemanfaat (Rp)
1. Bunga Tanjung 12 28.000.000.- Tahab I
2. Kumbang Jati 11 18.000.000.-
3. Melati I 8 18.000.000.-
4. Melati II 15 24.000.000.-
5 Serasi 9 20.000.000.-
6. Kembang Melati 13 25.000.000.-
7. Mata Air 9 17.000.000.-
Jumlah 77 150.000.000.-

1. Lembah Anai 10 25.000.000.- Tahab II
2. Guguk Permai 8 21.000.000.-
3. Batu Data 7 19.000.000.-
4. Bungo Sarai 7 9.000.000.-
5. Karya Bersama 9 22.000.000.-
6. Budi Saiyo 8 24.000.000.-
7. Bungo Mawar 7 15.000.000.-
8. Kembang Melati II 9 15.000.000.-
Jumlah 65 150.000.000.-

1. Bunga Angrek 5 10.000.000.- Perguliran I
2. Bulan Bintang 6 18.000.000.-
3. Nusa Indah 9 26.000.000.-
Jumlah 20 54.000.000.-

1. Melati III 7 21.000.000.- Perguliran II
2. Batang Kapuyuah 5 13.000.000.-
3. Kembang Melati III 8 22.000.000.-
Jumlah 20 56.000.000.-

1. Rambai 6 17.000.000.- Perguliran III
2. Sahabat 5 8.500.000.-
3. Batu Lago 9 24.000.000.-
4. Bintang I 6 18.000.000.-
5. Bintang II 4 12.000.000.-
6. Kembang Baru 6 14.000.000.-
7. Limpapeh 9 19.000.000.-
Jumlah 45 112.500.000.-

3.PROGRAM LKMA :

A.Program LKMA tahun 2010 total madal awal sebesar Rp.100.000.000.- dengan anggota peminjam tersebar dalam 15 kelompok tani dengan jumlah kk peminjam sebanyak ± 76 KK

4.PROGRAM BIDANG KEAGAMAAN:

A.Meningkatkan mutu TPA/TPSA Athahiriyah di Mesjid Jamik dengan jumlah anak didik sebanyak ± 150 orang.

B.Mengikuti lomba MTQ Tingkat kec.2×11 Kayu Tanam, dengan memperolah hasil peringkat II tingkat kecamatan.

C.Pembentukan Pengurus Pondok Al’Qur’an Nagari Guguk.

D.Meningkatkan wirid-wirid pengajian / ceramah agama di Mesjid dan Surau-surau yang ada dalam wilayah Nagari Guguk.

E.Mengikuti / memfasilitasi acara zikir bersama yang diadakan 1 kali dalam dua minggu.

BAB. V

PENUTUP

Dengan lahirnya Peraturan Daerah Propinsi Sumatera Barat Nomor 09 Tahun 2000 tentang Ketentuan Pokok Pemerintahan Nagari dan Peraturan Daerah Kabupaten Padang Pariaman Nomor 02 tahun 2002 yang diperbaharui melalui Peraturan daerah kabupaten Padang pariaman Nomor 05 Tahun 2009 Tentang Pemerintahan Nagari, tidak ada keraguan lagi bagi Wali Nagari dalam menjalankan fungsi sebagai koordinator dalam Penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan di Nagari. Disamping itu juga diperlukan sinergitas dengan unsur terkait lainnya seperti Kerapatan Adat Nagari (KAN) Badan Musyawarah Nagari (BAMUS), Tokoh Agama serta para perantau, sehingga kolaborasi ini akan mewujudkan Pemerintahan Nagari yang kuat, kokoh, mandiri dalam mensejahterakan masyarakat Nagari.

Dipublikasi di Artikel | 2 Komentar

Peraturan Nagari Guguk Nomor 01 Tahun 2010

 PERATURAN NAGARI GUGUK

NOMOR 01  TAHUN 2010

TENTANG

RESTRIBUSI LEGES

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

WALI NAGARI GUGUK,

Menimbang   :

 a.  bahwa dalam rangka usaha meningkatkan pendapatan asli Nagari, maka perlu digali sumber – sumber pendapatan yang sah,karena pemungutan  leges  dan biaya administrasi adalah salah satu dari sumber-sumber tersebut;

b. bahwa  dengan  telah  berlakunya Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 tentang perubahan terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997 tentan Pajak Daerah dan Restribusi Daerah makaRestribusi Leges adalah salah satu Restribusi Daerah yang ditentukan oleh Undang-Undang tersebut;

c. bahwa untuk pelaksanaan huruf a,bdiatas, ditetapkan dalam suatu  peraturan Nagari;

Mengingat    :

1.  Undang    –   Undang        Nomor      12     Tahun     1956   tentang  Pembentukan Daerah Otonom,Kabupaten Dalam Lingkungan Propins Sumatera Tengah (Lembaran Negara RI Nomor 2043);

2. Undang – Undang  Nomor  8  Tahun  1981  tentang  Hukum  Acara Pidana (Lembaran Negara RI Tahun 1981 Nomor 76,Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 3209;

3. Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 tentang Perubahan Terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Restribusi Daerah;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2001 tentang Pajak Daerah Lembaran Negara RI Tahun 2001 Nomor 118,Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4138);

5. Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2001 tentang Restribusi Daerah (Lembaran Negara RI Tahun 2001 Nomor 119,Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4139);

6. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 171 Tahun 1997 tentang  Prosedur Pengesahan Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan  Restribusi Daerah;

7. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 174 Tahun 1997 tentang Pedoman Tata Cara Pemungutan Restribusi Daerah;

8. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 175 Tahun 1997 tentang Tata Cara Pemeriksaan Restribusi Daerah;

9. Perda Propinsi Sumatera Barat Nomor 02 Tahun 2007 tentang Ketentuan Pokok Pemerintahan Nagari;

10. Perda Kabupaten Padang Pariaman Nomor 02 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Nagari;

Dengan Persetujuan Bersama

BADAN MUSYAWARAH NAGARI GUGUK

dan

WALI NAGARI GUGUK

MEMUTUSKAN

Menetapkan     :

PERATURAN NAGARI GUGUK TENTANG RESTRIBUSI LEGES.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Nagari ini yang dimaksud dengan :

  1. Nagari adalah Nagari Guguk.
  2. Pemerintahan Nagari adalah Pemerintahan Nagari Guguk.
  3. Wali Nagari adalah Wali Nagari Guguk.
  4. Badan Musyawarah Nagari adalah Badan Musyawarah Nagari Guguk.
  5. Leges adalah uang pengganti biaya administrasi yang dikeluarkan guna pekerjaan-pekerjaan atau kepentingan pihak ketiga atau pemberian surat-surat atau pengesahan suatu tanda tangan oleh Wali Nagari atau pejabat yang ditunjuk untuk itu.
  6. Restribusi leges yang selanjutnya dapat disebut restribusi pembayaran atau jasa pelayanan berbagai jenissuratyaknisuratumum,khusus,dan surat-surat resmi lainnya.
  7. Wajib restribusi adalah orang-orang pribadi atau badan yang menurut peraturan perundang-undangan restribusi diwajibkan membayar restribusi,termasuk pemungut atau pemotong restribusi tertentu.

BAB II

NAMA,OBJEK DAN SUBJEK RESTRIBUSI

Pasal 2

Dengan nama restribusi leges dipungut restribusi sebagai pembayaran atas jasa pelayanan untuk pekerjaan-pekerjaan guna kepentingan pihak ketiga atau pemberian surat-surat atau pengesahan suatu tanda tangan oleh Wali Nagari atau pejabat yang ditunjuk untuk itu.

Pasal 3

Objek restribusi digolongkan sebagai berikut :

(1).Objek Restribusisuratumum meliputi :

  1. Na;
  2. IMB;
  3. Ho;
  4. SKP/SPPLN;
  5. SKCK;
  6. KTP;
  1. Kartu Keluarga;
  2. KHL;
  3. Reg.tanah;
  4. Bank/Wesel;
  5. Kesra;
  6. Jual ternak;

(2).Objek RestribusisuratKhusus meliputi :

Surat-surat khusus Badan pengelola atau pribadi yang perlu pengesahan dan tanda tangan Wali Nagari;

Pasal 4

Yang tidak termasuk objek Restribusi adalah :

(1).Surat-surat keputusan,penetapan dan petikansuratpengangkatan yang berhubungan dengan aparat Nagari.

(2).Salinan atau kutipansuratkeputusan yang mengandung penolakan suatu permohonan.

Pasal 5

Subjek restribusi adalah orang pribadi atau badan yang mendapatkan pelayanan.

BAB III

GOLONGAN RESTRIBUSI

Pasal 6

Restribusi leges digolongan restribusi jasa umum.

BAB IV

CARA MENGUKUR TINGKAT PENGGUNAAN JASA

Pasal 7

Tingkat penggunaan jasa dihitung berdasarkan klasifikasi pelayanan.

BAB V

PRINSIP DAN SASARAN DALAM PENEMPATAN

STRUKTUR DAN BESARNYA TARIF

Pasal 8

Prinsip dan sasaran dalam penempatan struktur dan besarnya tarif restribusi dimaksudkan atas tujuan untuk pengganti biaya administrasi yang dikeluarkan guna pekerjaan-pekerjaan atau kepentingan pihak ketiga atau pemberian salinan.

BAB VI

STRUKTUR DAN BESARNYA TARIF

Pasal 9

(1).Struktur tarif digolongkan berdasarkan jenis pelayanan.

(2).Struktur dan besarnya tarif leges selanjutnya ditetapkan dengan Keputusan Wali Nagari Guguk dengan persetujuan Badan Musyawarah Nagari Guguk.

BAB VII

WILAYAH PEMUNGUTAN

Pasal 10

Restribusi yang tertuang dipungut diwilayah daerah tempat pelayanan diberikan.

BAB VIII

TATA CARA PEMUNGUTAN

Pasal 11

(1).Pemungutan restribusi tidak dapat diborongkan.

(2).Restribusi yang dipungut berdasarkan jenis/klasifikasi  surat-surat atau dokumen lain yang dipersamakan.

BAB IX

SANKSI

Pasal 12

(1).Wajib restribusi yang tidak melaksanakan kewajibannya sehingga merugikan keuangan Nagari,maka akan dikenakan sanksi segala urusan wajib restribusi terutang yang bersangkutan pada Nagari akan ditangguhkan,sampai restribusi terutang beserta dendanya dilunasi.

(2).Wajib restribusi bisa dilayani segala urusan apabila telah melunasi kewajiban membayar PBB atau kewajiban lainnya terhadap Nagari.

BAB X

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 13

Peraturan Nagari ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang dapat mengetahuinya,memerintahkan pengundangan perturan Nagari ini dengan penempatannya pada Lembaran Nagari Guguk.

DITETAPKAN DI       : GUGUK

PADA TANGGAL       :           Mei 2010

WALI NAGARI GUGUK

= ZALDI ST.RAJO INTAN =

Diundangkan di         : GUGUK

Pada tanggal             :      Mei 2010

 

SEKRETARIS NAGARI GUGUK

= DANI CANDRA =

Nip.19750214 201001 1 003

LEMBARAN NAGARI GUGUK TAHUN 2010 NOMOR :

Dipublikasi di Artikel | Tinggalkan komentar

Musajik Jami’

                                             
Mesjid Jami’
 
Mesjid iko di bangun dari Swadaya Masyarakaik nagari Guguk nan di kampuang jo nan di rantau. Lataknyo di korong Pasa Karambie, simpang Padang Lapai. Disubalah musajik ko dibangun sebuah TPA,banamo TPA Attahiriyah tampek sumber dasar manggali ilimu bagi generasi anak Nagari.
Di bulan Ramadhan 1432 H, bulan Agustus 2011 di jadikan tampek pelaksanaan MTQ nan ka-3 Nagari Guguk. 
 
 
 
 
Dipublikasi di Foto - Foto | 3 Komentar